Konsep Negara Ideal (Repost from Ust Felix Siauw)

1. bagi kaum Muslim, konsep nasionalisme sebenarnya konsep yang baru | karena baru diperkenalkan kurang dari 100 tahun yang lalu

2. sebelumnya kaum Muslim hanya mengenal konsep ukhuwah Islam | ikatan yang muncul dari aqidah yang sama diantara kaum Muslim

3. dengan ikatan ukhuwah yang lahir dari aqidah ini Islam menyatukan | baik etnis, bahasa, bangsa, kelompok, semua diikat oleh Islam

4. maka dalam konsep ukhuwah ini, tiada kaum yang dianggap lebih dari yang lain | semua sama dihadapan Allah dengan ukuran takwanya

5. berbeda dengan konsep nasionalisme, yang berdasar pada kekauman dan kebangsaan | yang disatukan biasanya sama etnis, bahasa atau bangsa

6. maka sentimen kesamaan nasib adalah yang paling menonjol | kesamaan tempat tinggal, kesamaan asal, kesamaan bentuk fisik dll

7. karenanya banyak konflik muncul karena nasionalisme ini | padahal agamanya sama, bahkan etnis dan bangsanya sama

8. tidak dengan ikatan ukhwah Islam yang lahir dari aqidah | yang dulu pernah menyatukan Muslim dalam 1 kekuatan kepemimpinan; Khilafah

9. lalu bagaimana kaum Muslim yang awalnya disatukan ukhuwah atas aqidah | lalu terpecah jadi lebih 58 negara (nations) layaknya sekarang?

10. semua dimulai pada 1683 saat Khilafah Utsmani menderita kekalahan | di gerbang Vienna, kekalahan itu menandai kejatuhan Muslim

11. selepas masa keemasan Islam oleh Sultan Fatih Mehmed dan Kanuni Sultan Suleyman | kaum Muslim setelahnya kurang memperhatikan Islam

12. kelemahan internal itu pun diikuti serangan eksternal | Eropa melakukan serangan pemikiran dan Rusia dengan serangan fisik

13. dengan menyebarkan pemikiran semisal nasionalisme dan demokrasi | Inggris berhasil menguasai Mesir pada 1888 dan India pada 1857

14. sementara Rusia membantu Bulgaria, Rumania, Serbia dan Montenegro | memisahkan diri dari Khilafah juga atas dasar nasionalisme

15. begitulah wilayah Khilafah Islam Utsmaniyyah menyusut drastis | karena secara internal Islam ditinggalkan dan diserang secara eksternal

16. di internal Khilafah sendiri, gerakan-gerakan nasionalis-liberalis-sekuler pun bermunculan | muncul kemudian Revolusi “Young Turk”

17. gerakan “Young Turk” yang tak lain adalah gerakan Freemasonry | lalu menggulingkan Khalifah terakhir, Sultan Abdul Hamid II pada 1908

18. gerakan sekulerisasi Khilafah Utsmani dimulai segera | “Young Turk” bekerjasama dengan majikannya Inggris untuk mengakhiri Utsmani

19. pada 1914-1918 pecah PDI dengan Inggris, Prancis dan Rusia sebagai blok sekutu | melawan blok sentral Jerman, Austria, Hungaria

20. awalnya Khilafah Utsmani tak berniat ikut perang dan tetap netral | namun wilayahnya yang berada ditengah konflik tak memungkinkan

21. setelah ditolak bergabung bersama blok sekutu, Utsmani bergabung dengan blok sentral | tampak upaya konspirasi untuk meniadakan Utsmani

22. secara internal, Khilafah Utsmani sedang lemah-lemahnya | dengan hutang yang banyak, teknologi tertinggal dan banyak intrik politik

23. Inggris yang sangat bernafsu menguasai dunia saat itu | memulai menyusup ke negeri-negeri Muslim untuk memisahkannya dari Utsmani

24. hasilnya, Syarif (Gubernur) Makkah Hussein bin Ali adakan perjanjian dengan Inggris | untuk memisahkan diri dari Khilafah Utsmani

25. Hussein bin Ali menjanjikan akan memberontak terhadap Utsmani | sementara Inggris memasok senjata dan janji kemerdekaan negara Arab

26. Inggris menjanjikan wilayah Arab-Iraq-Syam kepada Hussein bin Ali | perjanjian mereka terkenal dengan korenspondensi “Hussein-McMahon”

27. pemberontakan Hussein bin Ali dimulai pada 1916 atas bantuan Inggris | mulai senjata, informasi sampai informan “Lawrence of Arabia”

28. Khilafah Utsmani kewalahan menghadapinya | Yerusalem dan Baghdad direbut Inggris, sementara Amman dan Damaskus direbut Hussein bin Ali

29. PDI diakhiri 1918 dengan kekalahan blok sentral, dan Utsmani paling menderita | ia dikuasai Inggris dan Perancis sebagai pemenang

30. Inggris pun mengkhianati perjanjian dengan Hussein bin Ali | dengan perjanjian baru yang dibuat dengan sekutunya Prancis

31. lewat perjanjian Sykes-Picot pada 1917 | Inggris dan Perancis membagi tanah Khilafah kaum Muslim

32. dalam perjanjian ini Inggris mendapat Iraq, Kuwait dan Yordan | sementara Prancis mendapat Suriah, Libanon dan Turki Selatan

33. sedang wilayah Palestina dan Gaza ditangguhkan Inggris dan Prancis | untuk diberikan pada Zionis Yahudi lewat Deklarasi Balfour 1917

34. begitulah kemudian Inggris dan Perancis menaklukkan Khilafah Islam | lalu membagi-baginya menjadi negara kecil yang terpisah-pisah

35. Inggris lalu mengajarkan nasionalisme dan memerdekakan Arab | Inggris memberi Raja Faisal Iraq dan Syria, dan Yordan pada Raja Abdullah

36. lewat Mustafa Kemal, Inggris mengakhiri Khilafah | dengan menjadikan Mustafa Kemal pahlawan Turki dan menghapus Khilafah

37. Turki mengakhiri Khilafah sekaligus merdeka pada 1923 | saat itu tidak ada lagi naungan bagi kaum Muslim diseluruh dunia

38. setelah memastikan pemerintahan Muslim sekuler dan liberal | satu demi satu wilayah Islam dimerdekakan khususnya pasca PDII

39. Mesir pada 1922, Iraq pada 1932, Libanon pada 1943, Pakistan pada 1947, Suriah pada 1946, India pada 1947

40. wilayah yang dahulunya satu Khilafah Islam, terpecah belah menjadi 58 negara kecil | dan masing-masing bangga pada dirinya sendiri

41. selepas Khilafah dibubarkan, tiada pula perlindungan bagi kaum Muslim | misalnya 1948 negara Israel didirikan oleh PBB dan US

42. sejak saat itu pembantaian nyawa, perusakan pemikiran dan aqidah | semua masuk tanpa terbendung kecuali oleh kelompok kecil dan individu

43. begitulah Allah dan Rasul mewajibkan pada seluruh kaum Muslim seorang pemimpin | yang menerapkan Islam dan membela urusan mereka

44. sabda Nabi saw | “Imam (Khalifah) layaknya perisai, di belakangnya umat berperang, dan kepadanya umat berlindung” (HR Muslim)

45. Imam yang dimaksud bukan pemimpin sekelompok Muslim | tapi pemimpin seluruh Muslim yang menerapkan Islam, bukan yang lain

46. yaitu Imam yang menyatukan seluruh Muslim atas dasar aqidah bukan nasionalisme | dan menerapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah pada mereka

47. Umar ra berkata, “tidak ada Islam tanpa persatuan, tiada persatuan tanpa kepemimpinan, dan tiada kepemimpinan tanpa ketaatan”

48. karena bila pemimpin tidak menerapkan apa yang diperintah Allah | kita lihat dia pasti akan mengabaikan urusan ummat dan agama Islam

49. maka pemimpin yang amanah memang mutlak harus ada dalam Islam | namun dia haruslah menerapkan sistem kepemimpinan yang amanah

50. hanya dengan sistem amanah yaitu Khilafah maka ummat akan dipersatukan | dengan ukhuwah yang lahir dari akidahlah kita punya kekuatan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s