Inikah Ta’aruf ? (Repost from Setia Furqon Kholid)

Banyak yang bingung, benarkah ini ta’aruf? Banyak yang bilang, “Saya nggak pacaran kok, hanya ta’arufan!”. Tapi kok smsan mesra, chatting semalaman, bahkan jalan bareng sambil boncengan?

Ih, rese banget sih kang Furqon. Gak seneng aja liat orang lain sedang PeDeKaTe. Loh kok jadi marah Sob, justru saya mengingatkan karena saya sayang kalian loh.

GINI NIH KALAU ORANG UDAH DIMABUK CINTA. DUNIA SERASA MILIK MEREKA BERDUA. SOBATNYA NGASIH TAU DIBILANGNYA SEWOT. Hufh….

Apapun namanya, apapun alasannya, apapun caranya, kalau itu memang nggak dibenarkah oleh Allah, masa kita harus bilang itu boleh. Iya nggak Sob?

Ada juga loh, yang awalnya hanya sahabatan, tapi karena udah sering jalan bareng dengan sahabat lainnya, akhirnya komunikasi lebih intens, curhat plus saling pengertian udah jadi biasa. Padahal bukan muhrimnya loh, akhirnya CinLok terjadi.

INGAT, CINTA HADIR BISA KARENA KOMUNIKASI YANG SERING. WASPADALAH..!! WASPADALAH..!!

Hai..hai.. Ada juga loh yang udah khitbah alias tunangan, ngerasa udah akad nikah aja. Bebas pegangin tangannya, bebas meluk si dia, bahkan nggak sedikit orang tua yang ngelepasin anak wanitanya kepada calon menantunya, padahal belum tentu joidohnya. Itu sih sama dengan masukin daging ke kandang buaya. So, Jangan salahin kalau Syaitan yang menang.

Percaya deh Sob. Syaitan paling nggak suka kalau anak Adam menikah. Tapi kalau temanya jalan bareng, pedekate atau istilah beken lainnya, seitan include dan support habis. Kayanya kalau syaitan bisa masang spanduk akan tertera: Sponsored By: Setan Corporation.

Yuk, simak hadist nabi ini. Rasulullah saw bersabda, “Barang Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka sekali-kali jangan berduaan (berkhalwat) dengan seorang wanita di tempat sunyi, sesungguhnya setan akan menjadi pihak ketiganya (H.R.Ahmad)”.

Untuk para lelaki yang belum siap menikah, yuk menahan diri dan memperbanyak shaum. Biar bisa menjaga nafsu syahwat yang bisa menghinakan. Bahkan ada sebuah hadist yang membuat para kaum adam harus lebih waspada.

“Tidaklah aku tinggalkan fitnah di tengah-tengah manusia yang lebih berbahaya darpada fitnah wanita” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Siapapun Anda, mau yang belum menikah, akan menikah, bahkan yang sudah menikah. Tidak ada jaminan kita bisa menolak godaan berupa mendekati zina ini. So, waspada, selalu berlindung pada Allah, dan jangan menciptakan kesempatan untuk terjadi hal-hal yang mendekati zina.

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (Q.S. Al-Isra: 32).

Semoga kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang mendekati zina. Dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita jika kita pernah mendekati zina. Aamiin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s