Metal Gear Revengeance, Ulasan dan Pesan dibalik Game

Salah satu game yang akan saya ulas dalam tulisan pertama saya terkait game adalah game “Metal Gear Revengeance” (MGR) pabrikan Konami ini merupakan salah satu dari seri “Metal Gear” yang hadir setelah seri Metal Gear Solid 4. Tokoh utama dalam game ini bernama Raiden, seorang prajurit sekaligus cyborg yang bekerja dalam satu unit militer bernama PMC (Private Military Companies) Maverick. Game ini bertipekan Hack and Slash, anda sebagai player akan bertempur dengan senjata utama sebuah katana dan beberapa senjata tambahan seperti rudal dll. Tak hanya itu, anda diberi satu buah kemampuan spesial, yaitu zandatsu, player dapat melakukan tebasan “iris” lawan hingga beberapa potongan, lalu mengambil part yang adala dalam tubuh musuh yang nantinya dapat mengembalikan nyawa dan energy dari Raiden.

Mari kita lihat secara story line. Diawali dengan Raiden yang tengah mengawal seorang Perdana Menteri bernama N’Mani dari sebuah negara yang tak diketahui di benua Afrika. Ditengah perjalanan mereka dihadang sepasukan cyborg dan N’Mani diculik oleh pemimpin pasukan mereka bernama Sundowner sekaligus membunuh tepat dimata Raiden. Ketika itu Raiden yang ingin membalas kematian N’Mani dihadang oleh seorag samurai cyborg bernama Jetstream Sam. Pertarungan tak seimbang terjadi karena secara skill dan kemampuan ternyata Sam lebih kuat dibandingkan Raiden sehingga Raiden harus kehilangan mata kiri dan lengan kirinya pula. Ketika Raiden hampir terbunuh, Boris sang ketua tim PMC Maverick datang menyelamatkan Raiden dengan iring-iringan militer miliknya.

Setelah 3 minggu berlalu, Raiden mendapatkan tubuh dan senjata baru yang lebih kuat. Merekapun mengetahui dalang dibalik kekacauan ini adalah saingan dari tim mereka. PMC Desperado dan World Marshal. Teroris sekaligus pecahan dari PMC yang berniat untuk mengacaukan stabilitas kedamaian dunia. Disinilah pertempuran Raiden melawan Desperado dan mengetahui apa yang sebenarnya saat itu tengah mengancam dunia. Bagaimana lengkap cerita dan keseruan dari game ini? Silahkan anda mainkan pada konsol PS3, XBOX 360 maupun PC.

Seperti yang perlu anda ketahui bahwa dalam setiap game memiliki maksud tertentu diluar penyajian keseruan, action, blood, fantasy, grafik, challange, arcade dan yang lainnya. Ada hal lain yang sebenarnya ingin disampaikan dari setiap game. Hal yang bisa jadi tersirat atau bisa jadi ia adalah pesan yang akan mendorong seseorang untuk berbuat sesuatu berdasarkan pesan tersirat dari game itu. Termasuk dalam game Metal Gear Revengeance. Ada beberapa poin yang ingin penulis bahas diantaranya

  1. Negara adidaya. Negara ini merupakan dengan pengaruh tertinggi diatas negara-negara lainnya. Ia memiliki ideologi serta berhak untuk mencetuskan perang bahkan memiliki negara pengikut dibelakangnya. Negara tersebut adalah Amerika, Inggris, Prancis, Rusia dan China. Bisa kita perhatikan dari tokoh yang berperan dalam game ini mewakili 3 negara besar tadi. Ada Amerika yang diperankan oleh Raiden, Sundowner, dan Senator Steven Armstrong. Game ini ingin menggambarkan bahwa Amerika memiliki banyak sekali usaha dalam menggerakkan perang yang ada didunia saat ini dilihat dari kejahatan dari PMC Desperado, World Marshal dan Senator Steven Armstrong yang ingin menjadikan perang yang dilakukan Amerika terhadap negari-negari Muslim seperti Pakistan sebagai bagian dari bisnis. Kemudian Rusia yang diperankan oleh Boris Popov dan Dolzaef. Disini MGR menggambarkan bahwa Rusia sebenarnya tak kalah kuat. Mereka bisa memimpin sebuah pasukan elit seperti yang diperankan oleh Boris, maupun memimpin pasukan teroris yang diperankan oleh Dolzaef yang mengindikasikan agar kita berhati-hati pada Rusia yang sebenranya kekuatan militer mereka masih harus kita perhatikan secara khusus. Dan Negara yang terakhir ingin digambarkan adalah Prancis yang diperankan oleh Mistral sebagai boss enemy dalam game ini dan partner dari Dolzaef. Meski sangat kecil peran Mistral menunjukkan sisi “Prancis” nya, namun ini mengindakasikan bahwa anda juga jangan main-main dengan godaan Prancis yang bisa jadi prajurit Prancis mampu menggoda lawan dan menghancurkan tanpan ampun.
  2. Human Trafficking. Pada chapter kedua dalam game MGR, Raiden bertemu dengan seorang anak kecil bernama George yang juga salah satu dari anak jalanan yang dijadikan korban kelinci percobaan PMC Desperado. Tak disangka ketika Raiden masuk kedalam salah satu fasilitas lab miliki PMC Desperado ternyata ditemukan percobaan pemindahan otak dari para anak jalanan ini yang kemudian akan dijual kepada pihak yang ingin menjadikan otak-otak ini sebagai prajurit baru dalam pasukan PMC (event ini cukup horror karena ketika Raiden masuk, otak tersebut dilengkapi mata dari anak-anak jalanan tadi sebagai indikasi bahwa otak ini masih hidup dan semua mata dari otak tadi melirik kepada Raiden. Horror….). MGR ingin menggambarkan bahwasanya human trafficking saat ini masih perlu kita jadikan perhatian khusus. Target mereka adalah orang-orang jalanan diluar sana yang tidak punya tempat tinggal maupun identitas yang jelas sehingga para ‘oknum’ dapat leluasa menangkap dan memanfaatkan mereka. Terserah, bisa menjadi budak, pembantu, pekerja seks, hingga organ tubuh mereka yang diperjualbelikan.
  3. War as Business. Anda bisa temukan pada event ketika Raiden melawan Senator Steven Armstrong, Armstrong jelas-jelas mengatakan bahwa ia maju sebagai kandidat presiden AS agar melanggengkan suatu hal. Ia ingin agar Amerika bisa menjadikan perang sebagai income terbesar dengan korbannya adalah negara-negara yang dianggap mengancam salah satunya adalah negeri Islam seperti Pakistan. Perlu anda ketahui bahwa bila suatu negara menyatakan perang dengan negara lain, maka bersiaplah dengan perekonomian yang akan “goyang” dalam negara itu karena pengeluaran yang besar demi perang itu tadi. Perang ini sangat tidak dibenarkan karena hanya demi mendapatkan keuntungan dari penjualan senjata mereka mengorbankan para penduduk sipil yang tidak berdaya. Dengan embel-embel menjaga kedamaian dunia tapi nyatanya menyiksa bahkan membawa derita seperti yang kita lihat pada Irak, Suriah, Palestina dan negara timur tengah lainnya.
  4. Patriotisme. Lagi-lagi event ini anda dapatkan di chapter terakhir dari MGR. Armstrong selain menjadikan perang sebagai bisnis, ia ingin agar rakyat Amerika juga ikut andil dalam perang ini. Para prajurit ini akan berperang demi suatu perintah yang bisa jadi mereka tak pahami namun hanya bisa mereka patuhi saja demi sikap patriotisme alias sikap kepahlawanan ini. Patriotisme tak bisa disebut sebagai ideologi karena ia tak bisa menyelesaikan semua problematika yang ada pada manusia itu sendiri. Patriotisme ini sendiri hanya bisa muncul ketika adanya ancaman perang. Sehingga tak jarang para prajurit ini nantinya hanya akan menjadi robot perang dengan embel-embel demi menjaga perdamaian dunia.
  5. Kebebasan untuk membunuh. Chapter 3 ketika Raiden akan kembali kekota, ia dihadang oleh pasukan PMC Desperado dan kepolisan yang saat itu juga adalah cyborg. Dengan dalih untuk kebenaran maka Raiden akhirnya harus melawan mereka meski salah satunya adalah pasukan keamanan setempat. Game ini ingin agar kita melakukan suatu kebenaran meski harus sampai pada tahap membunuh. Ingat bahwa ketika membunuh tanpa ada kepentingan mendesak atau karena perang ataupun ancaman nyawa atau akidah akan sangat diharamkan dalam Islam.

Boleh saja kita bermain sebuah game, namun bijaklah dalam memainkannya pula. Jangan sampai karena game tersebut seru dan menantang namun pesan yang terkandung didalamnya malah akan membuat hidup anda terpengaruh dan berubah kearah yang tak dinginkan. Ambil sikap positif dan heroik dan buang sikap negatif meski ia hanya sebuah permainan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s